Tafsir Al-Baqarah Ayat ke-219

Tafsir Alquran Surah Al-Baqarah Ayat ke-219. Website Alquran online cepat, ringan, dan hemat kuota, lengkap dengan teks arab, latin, terjemah & tafsir
۞يَسۡ‍َٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡخَمۡرِ وَٱلۡمَيۡسِرِۖ قُلۡ فِيهِمَآ إِثۡمٞ كَبِيرٞ وَمَنَٰفِعُ لِلنَّاسِ وَإِثۡمُهُمَآ أَكۡبَرُ مِن نَّفۡعِهِمَاۗ وَيَسۡ‍َٔلُونَكَ مَاذَا يُنفِقُونَۖ قُلِ ٱلۡعَفۡوَۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِ لَعَلَّكُمۡ تَتَفَكَّرُونَ yas`alụnaka 'anil-khamri wal-maisir, qul fīhimā iṡmung kabīruw wa manafi'u lin-nāsi wa iṡmuhumā akbaru min-naf'ihimā, wa yas`alụnaka māżā yunfiqụn, qulil-'afw, każālika yubayyinullāhu lakumul-āyāti la'allakum tatafakkarụn

219. Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,
219. They ask you about wine and gambling. Say, "In them is great sin and [yet, some] benefit for people. But their sin is greater than their benefit." And they ask you what they should spend. Say, "The excess [beyond needs]." Thus Allah makes clear to you the verses [of revelation] that you might give thought.

Tafsir QS. Al-Baqarah Ayat ke-219

Tafsir Alquran Surah Al-Baqarah Ayat ke-219. Website Alquran online cepat, ringan, dan hemat kuota, lengkap dengan teks arab, latin, terjemah, dan tafsir bahasa Indonesia - tafsir.niadi.net

Pilih Tafsir

Tafsir Ringkas

219. Mereka menanyakan kepadamu, wahai Nabi, tentang khamar, yaitu semua minuman yang memabukkan, dan berjudi. Pertanyaan itu muncul antara lain karena di antara rampasan perang yang diperoleh pasukan pimpinan abdulla h bin Jahsy seperti disinggung pada ayat 217 terdapat minuman keras. Katakanlah, Pada keduanya terdapat dosa, yakni mudarat yang besar. Keduanya menimbulkan permusuhan dan menyebabkan kaum muslim melupakan Allah dan enggan menunaikan salat. Dan keduanya juga mengandung beberapa manfaat bagi manusia, seperti keuntungan dari perdagangan khamar, kehangatan badan bagi peminumnya, memperoleh harta tanpa susah payah bagi pemenang dalam perjudian, dan beberapa manfaat yang diperoleh fakir miskin dari perjudian pada zaman Jahiliah.

Tetapi dosanya, yakni mudarat yang ditimbulkan oleh khamar dan judi, lebih besar daripada manfaatnya. Khamar diharamkan dalam Islam secara berangsur. Ayat ini menyatakan bahwa minum khamar dan berjudi adalah dosa dengan penjelasan bahwa pada keduanya terdapat manfaat, tetapi mudaratnya lebih besar daripada manfaat itu. Surah an-Nisa '/4: 43 dengan tegas melarang minum khamar, tetapi terbatas pada waktu menjelang salat. Surah al-Ma 'idah/5: 90 dengan tegas mengharamkan khamar, berjudi, berkorban untuk berhala dan mengundi nasib dan menyatakan bahwa semuanya adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan yang harus dijauhi selamanya oleh orang-orang beriman. Bagian akhir ayat ini menjelaskan ketentuan menafkahkan harta di jalan Allah. Dan mereka menanyakan kepadamu tentang apa yang harus mereka infakkan di jalan Allah. Katakanlah, Kelebihan dari apa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan diri dan kebutuhan keluarga. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu memikirkan.

Tafsir Lengkap

219. Ayat ini menjawab pertanyaan para sahabat yang diajukan kepada Rasulullah saw. Jawaban-jawaban itu bukan saja mengenai hukum khamar dan judi, tetapi sekaligus menjawab pertanyaan tentang apa yang akan dinafkahkan; dan juga mengenai persoalan anak-anak yatim.

Larangan minum khamar, diturunkan secara berangsur-angsur. Sebab minum khamar itu bagi orang Arab sudah menjadi adat kebiasaan yang mendarah daging sejak zaman jahiliah. Kalau dilarang sekaligus, dikhawatirkan akan sangat memberatkan bagi mereka. Mula-mula dikatakan bahwa dosanya besar, kemudian dikatakan orang mabuk tidak boleh mengerjakan salat; dan terakhir dikatakan bahwa minum khamar itu adalah keji dan termasuk perbuatan setan. Kemudian mereka dicela dengan mengatakan, "Apakah kamu belum mau juga berhenti meminumnya?" Tegasnya: minum khamar dan main judi itu dilarang, dan haram hukumnya.

Yang dimaksud dengan khamar menurut pendapat jumhur ulama ialah semua minuman yang memabukkan, walaupun terbuat dari bahan apa saja. Jadi minum apa saja yang memabukkan, hukumnya haram, baik sedikit ataupun banyak. Semua ahli kesehatan sependapat, baik dahulu maupun sekarang, bahwa minum khamar itu banyak sekali bahayanya. Allah tidak akan melarang sesuatu, kalau tidak berbahaya bagi manusia.

Sudah tidak diragukan bahwa minum khamar itu berbahaya bagi kesehatan, akal pikiran dan urat syaraf, serta harta benda dan keluarga. Minum khamar sama dengan menghisap candu, narkotika, dan obat-obatan terlarang (narkoba) yang menimbulkan ketagihan. Seseorang yang telah ketagihan minum khamar, baginya tidak ada nilainya harta benda, berapa saja harga khamar itu akan dibelinya.

Dengan demikian, khamar membahayakan dalam pergaulan masyarakat, menimbulkan permusuhan, perkelahian, dan sebagainya. Rumah tangga akan kacau, tetangga tidak aman dan masyarakat akan rusak, karena minum khamar.

Penyakit kecanduan khamar erat sekali hubungannya dengan segala perbuatan maksiat dan kejahatan. Seorang yang sudah mabuk, tidak akan malu-malu berzina di tempat-tempat maksiat seperti night club, bar dan lain-lain. Kedua perbuatan mesum itu biasa disatukan tempatnya. Bahaya minum khamar akan lebih besar lagi kalau sudah bercampur dengan zina. Bukan saja menghambur-hamburkan harta dan berfoya-foya memperturutkan hawa nafsu, tapi segala macam penyakit kelamin akan merebak, lahirlah anak-anak tanpa bapak yang sah, serta pembunuhan bayi-bayi yang tidak berdosa. Pekerjaan seperti ini merupakan perbuatan yang terkutuk yang tidak berperikemanusiaan, perbuatan keji yang lebih keji dari perbuatan hewan.

Sebagaimana halnya minum khamar, Allah juga melarang main judi sebab bahayanya lebih besar daripada manfaatnya. Judi ialah semua permainan yang menggunakan pertaruhan yang kalah harus membayar kepada yang menang. Taruhan itu berupa apa saja: uang, barang-barang, dan lain-lain.

Bahaya main judi tidak kurang dari bahaya minum khamar. Main judi cepat sekali menimbulkan permusuhan dan kemarahan, dan tidak jarang menimbulkan pembunuhan. Bahaya itu sudah terbukti sejak dahulu sampai sekarang. Bilamana di suatu tempat telah berjangkit perjudian, maka di tempat itu selalu terjadi perselisihan, pemusuhan dan pembunuhan. Pekerjaan nekad, kerap kali terjadi pada pemain-pemain judi, seperti bunuh diri, merampok, dan lain-lain, lebih-lebih bila ia mengalami kekalahan.

Judi adalah perbuatan berbahaya, akibat berjudi seseorang yang baik dapat menjadi jahat, malas mengerjakan ibadah, dan jenuh hatinya dari mengingat Allah. Dia jadi pemalas, pemarah, matanya merah, dan badannya lemas. Dengan sendirinya akhlaknya menjadi rusak, tidak mau bekerja untuk mencari rezeki dengan jalan yang baik, dan selalu mengharap kalau-kalau mendapat kemenangan. Dalam sejarah perjudian, tidak ada orang yang kaya karena berjudi. Malahan sebaliknya yang terjadi, banyak orang kaya tiba-tiba jatuh miskin dan melarat karena berjudi. Banyak pula rumah tangga yang bahagia, tiba-tiba hancur berantakan karena judi.

Adapun manfaat minum khamar sedikit sekali, boleh dikatakan tidak ada artinya dibandingkan dengan bahayanya. Misalnya, khamar, mungkin dapat menjadi obat, dapat dijadikan komoditas perdagangan yang mendatangkan keuntungan, dan dapat menimbulkan semangat bagi prajurit-prajurit yang akan pergi berperang, dan lain-lain. Tapi semua itu bukanlah manfaat yang berarti.

Tentang bahaya minum khamar dan main judi, dan apa yang akan diderita oleh peminum khamar dan pemain judi nantinya, selain dijelaskan oleh Allah dalam Al-Qur'an juga banyak diterangkan dalam hadis-hadis Nabi Muhammad saw.

Sesudah para sahabat menanyakan kedua masalah yang sangat besar bahayanya itu, yaitu minum khamar dan main judi, maka mereka menanyakan masalah apa yang akan dinafkahkan.

Dalam satu riwayat, dari Ibnu Abi hatim dari Ibnu 'Abbas beberapa orang sahabat Rasulullah saw datang bertanya kepada beliau, "Kami belum tahu, apakah itu nafkah fi sabilillah yang diperintahkan kepada kami untuk mengeluarkannya dari harta kami?" Ayat ini adalah jawabannya. Sengaja Allah swt menggabungkan masalah nafkah dengan masalah khamar dan judi dalam satu ayat, untuk menjadi cermin perbandingan bagi manusia, bahwa di samping ada orang yang menghambur-hamburkan hartanya untuk berbuat maksiat seperti minum khamar dan berjudi, ada pula orang yang menggunakan hartanya untuk dinafkahkan di jalan Allah. Orang-orang yang menghamburkan hartanya di jalan maksiat itu akan mendapat kehancuran dan malapetaka, sebaliknya orang-orang yang mempergunakan hartanya di jalan Allah akan memperoleh kebahagiaan dan keberuntungan. Yang dimaksud dengan nafkah dalam ayat ini ialah memberi sedekah, amal jariah, derma, sumbangan, dan lain-lain yang hukumnya sunah, sedang zakat hukumnya wajib. Hal ini sudah diterangkan dalam ayat-ayat yang lain. Arti al-'afwa di sini ialah "yang lebih dari keperluan". Jadi yang akan dinafkahkan adalah harta yang sudah berlebih dari keperluan pokok sehari-hari.

Allah menganjurkan agar seseorang berusaha mencari rezeki untuk keperluan anak dan istri serta orang-orang yang di bawah tanggungannya. Tapi kalau rezeki yang diberikan Allah sudah lebih dari kebutuhan tersebut, Allah menganjurkan agar ia berinfak, yaitu memberikan sebagian dari kelebihan harta itu untuk keperluan fi sabilillah. Umpamanya untuk membangun rumah-rumah ibadah, seperti masjid, musala atau surau, atau untuk membangun rumah-rumah yatim atau rumah-rumah pendidikan seperti madrasah, asrama-asrama pelajar, fakir miskin, juga kepada pelajar dan mahasiswa dalam bentuk beasiswa, dan lain-lain.

Amal-amal sosial seperti tersebut di atas, dapat dibiayai dengan nafkah yang diberikan kaum Muslimin. Memberikan nafkah dalam hal ini penting sekali, sebab itu merupakan urat nadi pembangunan dalam Islam dan jadi jembatan yang menghubungkan antara yang kaya dengan yang miskin.

Begitulah cara Allah memberikan petunjuk dengan ayat-ayat-Nya untuk kebahagiaan umat manusia. Ditunjukkan-Nya jalan mana yang dapat mendatangkan manfaat dan kebaikan dan jalan yang akan menjerumuskan ke dalam bahaya dan kerusakan. Dalam hal ini, manusia harus memikirkannya. Berpikir bukan untuk dunia saja tetapi juga memikirkan akhirat dalam setiap usaha dan pekerjaannya.

Kaum Muslimin menjadi jaya dan mulia bila mau mempergunakan akalnya untuk memikirkan keselamatan hidupnya dan masyarakatnya di dunia dan di akhirat. Di dunia, mereka menjadi orang yang terhormat dan disegani, karena mereka adalah orang-orang yang mampu, berwibawa, dan memegang tampuk kekuasaan. Di akhirat, dia menjadi orang yang beruntung karena amal kebajikannya yang banyak.

{ يَسْئَلُونَكَ عَنِ الخمر والميسر } القمار ما حكمهما؟ { قُلْ } لهم { فِيهِمَآ } أي في تعاطيهما { إِثْمٌ كَبِيرٌ } عظيم ، وفي قراءة ( كثير ) بالمثلثة لما يحصل بسببهما من المخاصمة والمشاتمة وقول الفحش { ومنافع لِلنَّاسِ } باللذة والفرح في الخمر وإصابة المال بلا كدّ في الميسر { وَإِثْمُهُمَآ } أي ما ينشأ عنهما من المفاسد { أَكْبَرُ } أعظم { مِن نَّفْعِهِمَا } ولما نزلت شربها قوم وامتنع آخرون إلى أن حرمتها آية ( المائدة ) [ 90 : 5 ] { وَ يَسْئَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ } أي ما قدره { قُلْ } أنفقوا { العفو } أي الفاضل عن الحاجة ولا تنفقوا ما تحتاجون إليه وتضيعوا أنفسكم وفي قراءة بالرفع بتقدير هو {كذلك} أي كما بُيِّنَ لكم ما ذكر { يُبَيِّنُ الله لَكُمُ الأيات لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ } .

219. (Mereka menanyakan kepadamu tentang minuman keras dan berjudi) apakah hukumnya? (Katakanlah kepada mereka) (pada keduanya) maksudnya pada minuman keras dan berjudi itu terdapat (dosa besar). Menurut satu qiraat dibaca katsiir (banyak) disebabkan keduanya banyak menimbulkan persengketaan, caci-mencaci, dan kata-kata yang tidak senonoh, (dan beberapa manfaat bagi manusia) dengan meminum-minuman keras akan menimbulkan rasa kenikmatan dan kegembiraan, dan dengan berjudi akan mendapatkan uang dengan tanpa susah payah, (tetapi dosa keduanya), maksudnya bencana-bencana yang timbul dari keduanya (lebih besar) artinya lebih parah (daripada manfaat keduanya). Ketika ayat ini diturunkan, sebagian sahabat masih suka meminum minuman keras, sedangkan yang lainnya sudah meninggalkannya hingga akhirnya diharamkan oleh sebuah ayat dalam surat Al-Maidah. (Dan mereka menanyakan kepadamu beberapa yang akan mereka nafkahkan), artinya berapa banyaknya. (Katakanlah), Nafkahkanlah (kelebihan) maksudnya yang lebih dari keperluan dan janganlah kamu nafkahkan apa yang kamu butuhkan dan kamu sia-siakan dirimu. Menurut satu qiraat dibaca al-`afwu sebagai khabar dari mubtada' yang tidak disebutkan dan diperkirakan berbunyi, "yaitu huwa ....". (Demikianlah), artinya sebagaimana dijelaskan-Nya kepadamu apa yang telah disebutkan itu (dijelaskan-Nya pula bagimu ayat-ayat agar kamu memikirkan).

none

none

none


Daftar Lengkap Tafsir QS Al-Baqarah:
  1. Tafsir Ayat ke-1
  2. Tafsir Ayat ke-2
  3. Tafsir Ayat ke-3
  4. Tafsir Ayat ke-4
  5. Tafsir Ayat ke-5
  6. Tafsir Ayat ke-6
  7. Tafsir Ayat ke-7
  8. Tafsir Ayat ke-8
  9. Tafsir Ayat ke-9
  10. Tafsir Ayat ke-10
  11. Tafsir Ayat ke-11
  12. Tafsir Ayat ke-12
  13. Tafsir Ayat ke-13
  14. Tafsir Ayat ke-14
  15. Tafsir Ayat ke-15
  16. Tafsir Ayat ke-16
  17. Tafsir Ayat ke-17
  18. Tafsir Ayat ke-18
  19. Tafsir Ayat ke-19
  20. Tafsir Ayat ke-20
  21. Tafsir Ayat ke-21
  22. Tafsir Ayat ke-22
  23. Tafsir Ayat ke-23
  24. Tafsir Ayat ke-24
  25. Tafsir Ayat ke-25
  26. Tafsir Ayat ke-26
  27. Tafsir Ayat ke-27
  28. Tafsir Ayat ke-28
  29. Tafsir Ayat ke-29
  30. Tafsir Ayat ke-30
  31. Tafsir Ayat ke-31
  32. Tafsir Ayat ke-32
  33. Tafsir Ayat ke-33
  34. Tafsir Ayat ke-34
  35. Tafsir Ayat ke-35
  36. Tafsir Ayat ke-36
  37. Tafsir Ayat ke-37
  38. Tafsir Ayat ke-38
  39. Tafsir Ayat ke-39
  40. Tafsir Ayat ke-40
  41. Tafsir Ayat ke-41
  42. Tafsir Ayat ke-42
  43. Tafsir Ayat ke-43
  44. Tafsir Ayat ke-44
  45. Tafsir Ayat ke-45
  46. Tafsir Ayat ke-46
  47. Tafsir Ayat ke-47
  48. Tafsir Ayat ke-48
  49. Tafsir Ayat ke-49
  50. Tafsir Ayat ke-50
  51. Tafsir Ayat ke-51
  52. Tafsir Ayat ke-52
  53. Tafsir Ayat ke-53
  54. Tafsir Ayat ke-54
  55. Tafsir Ayat ke-55
  56. Tafsir Ayat ke-56
  57. Tafsir Ayat ke-57
  58. Tafsir Ayat ke-58
  59. Tafsir Ayat ke-59
  60. Tafsir Ayat ke-60
  61. Tafsir Ayat ke-61
  62. Tafsir Ayat ke-62
  63. Tafsir Ayat ke-63
  64. Tafsir Ayat ke-64
  65. Tafsir Ayat ke-65
  66. Tafsir Ayat ke-66
  67. Tafsir Ayat ke-67
  68. Tafsir Ayat ke-68
  69. Tafsir Ayat ke-69
  70. Tafsir Ayat ke-70
  71. Tafsir Ayat ke-71
  72. Tafsir Ayat ke-72
  73. Tafsir Ayat ke-73
  74. Tafsir Ayat ke-74
  75. Tafsir Ayat ke-75
  76. Tafsir Ayat ke-76
  77. Tafsir Ayat ke-77
  78. Tafsir Ayat ke-78
  79. Tafsir Ayat ke-79
  80. Tafsir Ayat ke-80
  81. Tafsir Ayat ke-81
  82. Tafsir Ayat ke-82
  83. Tafsir Ayat ke-83
  84. Tafsir Ayat ke-84
  85. Tafsir Ayat ke-85
  86. Tafsir Ayat ke-86
  87. Tafsir Ayat ke-87
  88. Tafsir Ayat ke-88
  89. Tafsir Ayat ke-89
  90. Tafsir Ayat ke-90
  91. Tafsir Ayat ke-91
  92. Tafsir Ayat ke-92
  93. Tafsir Ayat ke-93
  94. Tafsir Ayat ke-94
  95. Tafsir Ayat ke-95
  96. Tafsir Ayat ke-96
  97. Tafsir Ayat ke-97
  98. Tafsir Ayat ke-98
  99. Tafsir Ayat ke-99
  100. Tafsir Ayat ke-100
  101. Tafsir Ayat ke-101
  102. Tafsir Ayat ke-102
  103. Tafsir Ayat ke-103
  104. Tafsir Ayat ke-104
  105. Tafsir Ayat ke-105
  106. Tafsir Ayat ke-106
  107. Tafsir Ayat ke-107
  108. Tafsir Ayat ke-108
  109. Tafsir Ayat ke-109
  110. Tafsir Ayat ke-110
  111. Tafsir Ayat ke-111
  112. Tafsir Ayat ke-112
  113. Tafsir Ayat ke-113
  114. Tafsir Ayat ke-114
  115. Tafsir Ayat ke-115
  116. Tafsir Ayat ke-116
  117. Tafsir Ayat ke-117
  118. Tafsir Ayat ke-118
  119. Tafsir Ayat ke-119
  120. Tafsir Ayat ke-120
  121. Tafsir Ayat ke-121
  122. Tafsir Ayat ke-122
  123. Tafsir Ayat ke-123
  124. Tafsir Ayat ke-124
  125. Tafsir Ayat ke-125
  126. Tafsir Ayat ke-126
  127. Tafsir Ayat ke-127
  128. Tafsir Ayat ke-128
  129. Tafsir Ayat ke-129
  130. Tafsir Ayat ke-130
  131. Tafsir Ayat ke-131
  132. Tafsir Ayat ke-132
  133. Tafsir Ayat ke-133
  134. Tafsir Ayat ke-134
  135. Tafsir Ayat ke-135
  136. Tafsir Ayat ke-136
  137. Tafsir Ayat ke-137
  138. Tafsir Ayat ke-138
  139. Tafsir Ayat ke-139
  140. Tafsir Ayat ke-140
  141. Tafsir Ayat ke-141
  142. Tafsir Ayat ke-142
  143. Tafsir Ayat ke-143
  144. Tafsir Ayat ke-144
  145. Tafsir Ayat ke-145
  146. Tafsir Ayat ke-146
  147. Tafsir Ayat ke-147
  148. Tafsir Ayat ke-148
  149. Tafsir Ayat ke-149
  150. Tafsir Ayat ke-150
  151. Tafsir Ayat ke-151
  152. Tafsir Ayat ke-152
  153. Tafsir Ayat ke-153
  154. Tafsir Ayat ke-154
  155. Tafsir Ayat ke-155
  156. Tafsir Ayat ke-156
  157. Tafsir Ayat ke-157
  158. Tafsir Ayat ke-158
  159. Tafsir Ayat ke-159
  160. Tafsir Ayat ke-160
  161. Tafsir Ayat ke-161
  162. Tafsir Ayat ke-162
  163. Tafsir Ayat ke-163
  164. Tafsir Ayat ke-164
  165. Tafsir Ayat ke-165
  166. Tafsir Ayat ke-166
  167. Tafsir Ayat ke-167
  168. Tafsir Ayat ke-168
  169. Tafsir Ayat ke-169
  170. Tafsir Ayat ke-170
  171. Tafsir Ayat ke-171
  172. Tafsir Ayat ke-172
  173. Tafsir Ayat ke-173
  174. Tafsir Ayat ke-174
  175. Tafsir Ayat ke-175
  176. Tafsir Ayat ke-176
  177. Tafsir Ayat ke-177
  178. Tafsir Ayat ke-178
  179. Tafsir Ayat ke-179
  180. Tafsir Ayat ke-180
  181. Tafsir Ayat ke-181
  182. Tafsir Ayat ke-182
  183. Tafsir Ayat ke-183
  184. Tafsir Ayat ke-184
  185. Tafsir Ayat ke-185
  186. Tafsir Ayat ke-186
  187. Tafsir Ayat ke-187
  188. Tafsir Ayat ke-188
  189. Tafsir Ayat ke-189
  190. Tafsir Ayat ke-190
  191. Tafsir Ayat ke-191
  192. Tafsir Ayat ke-192
  193. Tafsir Ayat ke-193
  194. Tafsir Ayat ke-194
  195. Tafsir Ayat ke-195
  196. Tafsir Ayat ke-196
  197. Tafsir Ayat ke-197
  198. Tafsir Ayat ke-198
  199. Tafsir Ayat ke-199
  200. Tafsir Ayat ke-200
  201. Tafsir Ayat ke-201
  202. Tafsir Ayat ke-202
  203. Tafsir Ayat ke-203
  204. Tafsir Ayat ke-204
  205. Tafsir Ayat ke-205
  206. Tafsir Ayat ke-206
  207. Tafsir Ayat ke-207
  208. Tafsir Ayat ke-208
  209. Tafsir Ayat ke-209
  210. Tafsir Ayat ke-210
  211. Tafsir Ayat ke-211
  212. Tafsir Ayat ke-212
  213. Tafsir Ayat ke-213
  214. Tafsir Ayat ke-214
  215. Tafsir Ayat ke-215
  216. Tafsir Ayat ke-216
  217. Tafsir Ayat ke-217
  218. Tafsir Ayat ke-218
  219. Tafsir Ayat ke-219
  220. Tafsir Ayat ke-220
  221. Tafsir Ayat ke-221
  222. Tafsir Ayat ke-222
  223. Tafsir Ayat ke-223
  224. Tafsir Ayat ke-224
  225. Tafsir Ayat ke-225
  226. Tafsir Ayat ke-226
  227. Tafsir Ayat ke-227
  228. Tafsir Ayat ke-228
  229. Tafsir Ayat ke-229
  230. Tafsir Ayat ke-230
  231. Tafsir Ayat ke-231
  232. Tafsir Ayat ke-232
  233. Tafsir Ayat ke-233
  234. Tafsir Ayat ke-234
  235. Tafsir Ayat ke-235
  236. Tafsir Ayat ke-236
  237. Tafsir Ayat ke-237
  238. Tafsir Ayat ke-238
  239. Tafsir Ayat ke-239
  240. Tafsir Ayat ke-240
  241. Tafsir Ayat ke-241
  242. Tafsir Ayat ke-242
  243. Tafsir Ayat ke-243
  244. Tafsir Ayat ke-244
  245. Tafsir Ayat ke-245
  246. Tafsir Ayat ke-246
  247. Tafsir Ayat ke-247
  248. Tafsir Ayat ke-248
  249. Tafsir Ayat ke-249
  250. Tafsir Ayat ke-250
  251. Tafsir Ayat ke-251
  252. Tafsir Ayat ke-252
  253. Tafsir Ayat ke-253
  254. Tafsir Ayat ke-254
  255. Tafsir Ayat ke-255
  256. Tafsir Ayat ke-256
  257. Tafsir Ayat ke-257
  258. Tafsir Ayat ke-258
  259. Tafsir Ayat ke-259
  260. Tafsir Ayat ke-260
  261. Tafsir Ayat ke-261
  262. Tafsir Ayat ke-262
  263. Tafsir Ayat ke-263
  264. Tafsir Ayat ke-264
  265. Tafsir Ayat ke-265
  266. Tafsir Ayat ke-266
  267. Tafsir Ayat ke-267
  268. Tafsir Ayat ke-268
  269. Tafsir Ayat ke-269
  270. Tafsir Ayat ke-270
  271. Tafsir Ayat ke-271
  272. Tafsir Ayat ke-272
  273. Tafsir Ayat ke-273
  274. Tafsir Ayat ke-274
  275. Tafsir Ayat ke-275
  276. Tafsir Ayat ke-276
  277. Tafsir Ayat ke-277
  278. Tafsir Ayat ke-278
  279. Tafsir Ayat ke-279
  280. Tafsir Ayat ke-280
  281. Tafsir Ayat ke-281
  282. Tafsir Ayat ke-282
  283. Tafsir Ayat ke-283
  284. Tafsir Ayat ke-284
  285. Tafsir Ayat ke-285
  286. Tafsir Ayat ke-286
Lihat tafsir Alquran surah lainnya:
  1. Tafsir QS Al-Fatihah
  2. Tafsir QS Al-Baqarah
  3. Tafsir QS Ali-Imran
  4. Tafsir QS An-Nisa
  5. Tafsir QS Al-Maidah
  6. Tafsir QS Al-Anam
  7. Tafsir QS Al-Araf
  8. Tafsir QS Al-Anfal
  9. Tafsir QS At-Taubah
  10. Tafsir QS Yunus
  11. Tafsir QS Hud
  12. Tafsir QS Yusuf
  13. Tafsir QS Ar-Rad
  14. Tafsir QS Ibrahim
  15. Tafsir QS Al-Hijr
  16. Tafsir QS An-Nahl
  17. Tafsir QS Al-Isra
  18. Tafsir QS Al-Kahfi
  19. Tafsir QS Maryam
  20. Tafsir QS Thaha
  21. Tafsir QS Al-Anbiya
  22. Tafsir QS Al-Hajj
  23. Tafsir QS Al-Muminun
  24. Tafsir QS An-Nur
  25. Tafsir QS Al-Furqan
  26. Tafsir QS Asy-Syuara
  27. Tafsir QS An-Naml
  28. Tafsir QS Al-Qashash
  29. Tafsir QS Al-Ankabut
  30. Tafsir QS Ar-Rum
  31. Tafsir QS Luqman
  32. Tafsir QS As-Sajdah
  33. Tafsir QS Al-Ahzab
  34. Tafsir QS Saba
  35. Tafsir QS Fatir
  36. Tafsir QS Yasin
  37. Tafsir QS As-Saffat
  38. Tafsir QS Shad
  39. Tafsir QS Az-Zumar
  40. Tafsir QS Al-Mumin
  41. Tafsir QS Fussilat
  42. Tafsir QS Asy-Syura
  43. Tafsir QS Az-Zukhruf
  44. Tafsir QS Ad-Dukhan
  45. Tafsir QS Al-Jatsiyah
  46. Tafsir QS Al-Ahqaf
  47. Tafsir QS Muhammad
  48. Tafsir QS Al-Fath
  49. Tafsir QS Al-Hujurat
  50. Tafsir QS Qaf
  51. Tafsir QS Az-Zariyat
  52. Tafsir QS At-Tur
  53. Tafsir QS An-Najm
  54. Tafsir QS Al-Qamar
  55. Tafsir QS Ar-Rahman
  56. Tafsir QS Al-Waqiah
  57. Tafsir QS Al-Hadid
  58. Tafsir QS Al-Mujadilah
  59. Tafsir QS Al-Hasyr
  60. Tafsir QS Al-Mumtahanah
  61. Tafsir QS As-Shaff
  62. Tafsir QS Al-Jumuah
  63. Tafsir QS Al-Munafiqun
  64. Tafsir QS At-Taghabun
  65. Tafsir QS At-Talaq
  66. Tafsir QS At-Tahrim
  67. Tafsir QS Al-Mulk
  68. Tafsir QS Al-Qalam
  69. Tafsir QS Al-Haqqah
  70. Tafsir QS Al-Maarij
  71. Tafsir QS Nuh
  72. Tafsir QS Al-Jin
  73. Tafsir QS Al-Muzzammil
  74. Tafsir QS Al-Muddatstsir
  75. Tafsir QS Al-Qiyamah
  76. Tafsir QS Al-Insan
  77. Tafsir QS Al-Mursalat
  78. Tafsir QS An-Naba
  79. Tafsir QS An-Naziat
  80. Tafsir QS Abasa
  81. Tafsir QS At-Takwir
  82. Tafsir QS Al-Infitar
  83. Tafsir QS Al-Muthaffifin
  84. Tafsir QS Al-Insyiqaq
  85. Tafsir QS Al-Buruj
  86. Tafsir QS At-Tariq
  87. Tafsir QS Al-Ala
  88. Tafsir QS Al-Ghasyiyah
  89. Tafsir QS Al-Fajr
  90. Tafsir QS Al-Balad
  91. Tafsir QS Asy-Syams
  92. Tafsir QS Al-Lail
  93. Tafsir QS Ad-Dhuha
  94. Tafsir QS Al-Insyirah
  95. Tafsir QS At-Tin
  96. Tafsir QS Al-Alaq
  97. Tafsir QS Al-Qadr
  98. Tafsir QS Al-Bayyinah
  99. Tafsir QS Az-Zalzalah
  100. Tafsir QS Al-Adiyat
  101. Tafsir QS Al-Qariah
  102. Tafsir QS At-Takatsur
  103. Tafsir QS Al-Ashr
  104. Tafsir QS Al-Humazah
  105. Tafsir QS Al-Fil
  106. Tafsir QS Quraisy
  107. Tafsir QS Al-Maun
  108. Tafsir QS Al-Kautsar
  109. Tafsir QS Al-Kafirun
  110. Tafsir QS An-Nasr
  111. Tafsir QS Al-Lahab
  112. Tafsir QS Al-Ikhlas
  113. Tafsir QS Al-Falaq
  114. Tafsir QS An-Nas

Demikian Tafsir Quran Surah Al-Baqarah Ayat ke-219 menurut Tafsir Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Tafsir Jalalain (Jalaluddin Al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuti), Tafsir Al-Azhar (Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah Datuk Indomo, Buya Hamka), Tafsir Al-Misbah (Prof. Dr. AG. KH. Muhammad Quraish Shihab, Lc., M.A.), dan Tafsir Ibnu Katsir (Ismail bin 'Amr Al-Quraisyi bin Katsir al-Bashri Ad-Dimasyqi). Semoga bermanfaat.



TRENDING PEKAN INI

  1. Al-Fatihah
  2. Yasin
  3. Al-Baqarah
  4. Ar-Rahman
  5. Al-Kahfi
  6. Al-Waqi'ah
  7. Al-Mulk
  8. Al-Ikhlas
  9. Ad-Dukhan
  10. Luqman
  11. Alquran Juz 30
  12. Maryam
© tafsir.niadi.net - Baca Alquran Online Bahasa Indonesia. Developed by www.niadi.net